Tujuan, Tugas, dan Fungsi Karang Taruna

Sesuai dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 77/HUK/ Tahun 2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna, karang taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial.

TUJUAN

Sebagaimana dikutip dalam peraturan tersebut, tujuan dari karang taruna antara lain mewujudkan:

  • pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, inovatif, berkarakter serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial dalam mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah kesejahteraan sosial, khususnya generasi muda.
  • kualitas kesejahteraan sosial setiap anggota masyarakat terutama generasi muda di desa/kelurahan secara terpadu, terarah, menyeluruh serta berkelanjutan.
  • pengembangan usaha menuju kemandirian setiap anggota masyarakat terutama generasi muda.
  • pengembangan kemitraan yang menjamin peningkatan kemampuan dan potensi generasi muda secara terarah dan berkesinambungan.

TUGAS

Karang Taruna memiliki tugas pokok secara bersama-sama dengan Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota serta masyarakat lainnya menyelenggarakan pembinaan generasi muda dan kesejahteraan sosial.

FUNGSI

Dalam melaksanakan tugas pokok Karang Taruna mempunyai fungsi:

  • mencegah timbulnya masalah kesejahteraan sosial, khususnya generasi muda.
  • menyelenggarakan kesejahteraan sosial meliputi rehabilitasi, perlindungan sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan diklat setiap anggota masyarakat terutama generasi muda.
  • meningkatkan Usaha Ekonomi Produktif.
  • menumbuhkan, memperkuat dan memelihara kesadaran dan tanggung jawab sosial setiap anggota masyarakat terutama generasi muda untuk berperan secara aktif dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
  • menumbuhkan, memperkuat, dan memelihara kearifan lokal.
  • memelihara dan memperkuat semangat kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Referensi:

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 77/ HUK/ 2010

Dusun Tapen Juara 1 Karnaval Memperingati HUT RI ke-70 tingkat Desa Hargomulyo

Membanggakan. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan pencapaian Dusun Tapen pada Karnaval Memperingati HUT RI ke-70 tingkat Desa Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo. Pada perlombaan ini Dusun Tapen meraih Juara 1. Karnaval ini sendiri dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2015 dengan rute Lapangan Sibogor Pripih – Pasar Pripih – Dusun Tlogolelo – finish di Unperpass Dusun Tapen.

Pada karnaval ini, Dusun Tapen mengusung konsep sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari properti dan bentuk arak-arakan Dusun Tapen. Bagian depan ditampilkan potensi yang ada di Dusun Tapen seperti perwakilan dari ibu-ibu PKK (termasuk prestasi yang pernah diraih), peran mata pencaharian dan profesi.. Bagian tengah ditampilkan gunungan yang dibawa oleh bapak-bapak dari Kelompok Tani Dusun Tapen. Bagian belakang ditampilkan properti yang menggambarkan runtutan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, dimulai dari masa perjuangan kemerdekaan, masa pendudukan jepang, proklamasi kemerdekaan, dan masa mempertahankan kemerdekaan. Susunan karnaval ini mempunyai makna di balik kemerdekaan bangsa ini terdapat usaha gigih para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Prestasi ini sebanding dengan kerja keras dari seluruh elemen warga Dusun Tapen, khususnya kaum muda. Menurut ketua Karangtaruna Tunas Manunggal, Latif, dalam mempersiapkan perlombaan ini dibutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu.